Editors Picks

Monday, January 4, 2016

Mengapa Hanya Ada 4 Injil



Kenapa hanya ada 4 kitab Injil di dalam Alkitab padahal dari penemuan arkeologi kita tahu ada begitu banyak kitab-kitab Injil lain, seperti Injil Barnabas, Injil Maria Magdalena, Injil Yudas, Injil Thomas, Injil Yakobus, dan yang lain-lain? Apa yang menyebabkan gereja-gereja awal hanya menerima 4 Injil, yaitu Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes?

Pada awal mulanya gereja-gereja abad pertama kurang begitu menaruh perhatian terhadap penulisan Injil karena pada saat itu rasul-rasul masih hidup dan mereka berpikir bahwa Kristus akan segera datang kembali. Namun dengan berjalannya waktu ternyata rasul-rasul makin tua dan Kristus juga tak segera kunjung datang, karena itu dirasa perlu untuk memiliki kitab-kitab yang berisi tentang kehidupan Tuhan Yesus di dunia. Karena urgensi inilah maka proses penulisan Injil mulai dilakukan. Namun pada abad kedua mulai muncul tulisan-tulisan gnostik yang menyebut dirinya Injil. Gereja-gereja membaca tulisan-tulisan tersebut dan kemudian menemukan bahwa tulisan-tulisan tersebut bukanlah kitab-kitab yang diilhamkan oleh Tuhan.

Apa sih kriteria yang dipakai gereja-gereja awal untuk menyadari bahwa sebuah kitab adalah kitab yang diilhamkan oleh Tuhan? Kriteria pertama adalah apakah kitab tersebut ditulis oleh rasul atau orang yang dekat dengan rasul. Matius dan Yohanes adalah rasul maka gereja menerima Injil Matius dan Injil Yohanes. Bagaimana dengan Injil Markus dan Lukas? Markus adalah rekan rasul Petrus dan bahan Injilnya didapat dari rasul Petrus. Lukas adalah teman seperjalanan rasul Paulus. Ia sangat dekat dengan Paulus dan kemungkinan besar tulisan Injil Lukas juga dibaca oleh Paulus.

Bagaimana dengan Injil-Injil lain? Injil Barnabas pasti bukanlah ditulis oleh Barnabas. Penulis Injil Barnabas menulis ada pelaut-pelaut yang berlayar dari Nazaret ke Kapernaum. Nazaret terletak di atas bukit, jadi tidak mungkin berlayar dari atas pegunungan Nazaret ke Kapernaum. Kesalahan ini menyebabkan kita tahu bahwa penulis pasti bukanlah rasul atau orang yang dekat dengan rasul. Kesalahan geografis seperti ini membuktikan bahwa penulis tidak tahu geografi Israel, padahal seorang rasul atau orang yang dekat dengan rasul pasti mengetahui geografi Israel.

Bagaimana dengan Injil Yudas? Setelah diteliti didapat beberapa kemungkinan tahun penulisan Injil Yudas. Yang paling tua menyatakan bahwa Injil ini ditulis pada tahun 130 M. Problemnya adalah Yudas Iskariot sudah mati bunuh diri setelah menjual Tuhan Yesus, jadi tidak mungkin seabad kemudian ia menulis Injil ini. Injil-Injil yang lain ditulis pada abad ke-2 dimana para rasul dan orang yang dekat dengan rasul sudah meninggal, jadi Injil Maria Magdalena bukan ditulis oleh Maria Magdalena, Injil Thomas bukan ditulis oleh rasul Thomas, dst.

Kriteria kedua adalah apakah ajaran di dalam Injil tersebut selaras dengan ajaran Tuhan Yesus atau para rasul. Jika ajaran itu bertentangan dengan ajaran Tuhan Yesus dan para rasul maka kitab Injil ini ditolak. Sebagai contoh kita akan menganalisa Injil Yudas. Injil Yudas adalah salah satu dari Injil Gnostik. Ajaran Gnostik mengatakan bahwa tubuh ini adalah penjara dari jiwa manusia. Keselamatan datang jika kita dapat membebaskan jiwa manusia dari tubuh yang adalah jahat. Jelas ajaran seperti ini bertentangan dengan ajaran Tuhan Yesus dan para rasul.  Keselamatan datang dari pertobatan dan menerima Tuhan Yesus sebagai juruselamat bukan dari pembebasan jiwa dari tubuh. Bahkan di akhir zaman setiap orang percaya akan mendapatkan tubuh baru, jadi jiwa manusia tidak dilepaskan dari tubuh.

Kriteria ketiga adalah apakah gereja-gereja awal menggunakan Injil tersebut dalam ibadah mereka. Jika Injil itu dibacakan dan diajarkan di gereja maka gereja mengakui bahwa Injil ini diilhamkan oleh Tuhan. Injil Yudas, sebagai contoh, adalah Injil yang ditolak oleh gereja-gereja awal. Bapak gereja, yaitu Irenius, dengan jelas menolak Injil ini di dalam tulisannya Against Heresis. Irenius mengkategorikan Injil ini sebagai Injil yang sesat.

Jadi kenapa hanya empat Injil yang diterima sebagai Injil yang diilhamkan? Jawabannya memang hanya ada empat Injil yang diilhamkan Tuhan dan diterima oleh gereja-gereja mula-mula. Jika ada lima, enam, tujuh, atau lebih tentu gereja-gereja mula-mula akan menerima Injil-Injil tersebut. Merekalah yang paling kompeten untuk mengetahui keotentikan Injil-Injil tersebut karena dapat mengkonfirmasi kebenaran kisah Injil kepada para rasul, murid-murid dari para rasul, Maria ibu Yesus, atau saudara-saudara Tuhan Yesus.

No comments:

Post a Comment