Home

Login Form



mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini5
mod_vvisit_counterKemarin93
mod_vvisit_counterMinggu ini98
mod_vvisit_counterBulan ini375
mod_vvisit_counterTotal42718

Today: Sep 07, 2010
 
Selamat datang di www.alisalim.com
Hal Menghindari Percakapan Yang Tidak Perlu PDF Print E-mail
Written by Ali Salim   
Thursday, 12 August 2010 16:47

Renungan saat teduh hari ini sangat menyentuh hati saya dimana seringkali kita tanpa sadar terjebak dalam percakapan-percakapan yang tidak berarti dan tidak mempertumbuhkan.


Thomas A Kempis
De Imitatione Christi
Pasal X
Hal Menghindari Percakapan Yang Tidak Perlu

  1. Hendaklah kita sedapat mungkin mengundurkan diri dari keributan suasana di sekitar kita. Sebab, banyak mempercakapkan kejadian-kejadian dunia itu pengaruhnya merugikan, sekali pun maksud kita baik. Dalam sekejap mata saja hati kita akan terpengaruh dan terjerat dalam hal-hal yang tidak berguna. Bukankah kita sering kali merasa menyesal atas pembicaraan kita yang berlebih-lebihan, dan menyesal juga bahwa kita terlampau banyak berkumpul dengan orang banyak? Namun mengapa kita suka sekali membicarakan yang satu dengan yang lain, meskipun sesudah itu kita jarang kembali dengan hati tenteram? Sebabnya adalah karena dengan percakapan itu kita mencari hiburan dan ingin membuka hati kita yang tertekan oleh bermacam-macam pikiran. Terutama kita gemar membicarakan dan memikirkan hal-hal yang kita sukai, atau yang kita ingini, ataupun yang berlawanan dengan keinginan kita.
  2. Namun, sayang! Semua itu sering kali tidak berfaedah dan tidak berguna. Sebab hiburan lahiriah semacam itu tidak sedikit mengurangi hiburan batiniah dari Tuhan. Karena itu, baiklah kita berjaga dan berdoa agar waktu kita tidak lewat tanpa hasil apa-apa. Jika kita boleh berbicara dan ada gunanya untuk berbicara, baiklah kita pergunakan pembicaraan itu untuk membangun. Kebiasaan kita yang salah dan kelalaian kita atas kemajuan dalam kehidupan rohani itulah yang banyak menyebabkan kita tidak menjaga mulut kita lagi. Untuk pertumbuhan yang sehat bagi kehidupan rohani adalah baik bila kadang-kadang kita mengadakan pembicaraan tentang soal-soal kerohanian; lebih-lebih bila orang-orang yang mengambil bagian dalam pembicaraan itu merasa sehati dan sejiwa, serta bersatu di dalam Allah.

 

 
Theology & Spirituality PDF Print E-mail
Written by Ali Salim   
Monday, 26 July 2010 13:13

"Umumnya, mempelajari teologi sering dianggap merugikan kerohanian. Demikian juga sebaliknya. Di satu sisi, problem ini normal, karena teologi dan hidup rohani adalah dua hal berbeda yang memerlukan integrasi. Tapi di sisi lain, teologi dan spiritualitas memiliki "isi" atau "obyek" yang sama (Tuhan), sehingga keduanya tak seharusnya bertentangan."

Leonard Sidharta

Download audio seminar:

Hari Pertama (28,4 MB)

Hari Kedua (27,3 MB)

Hari Ketiga (36,7 MB)

Hari Keempat (34,1 MB)

Hari Kelima (39,5 MB)

Last Updated on Wednesday, 18 August 2010 10:23
 
Iklan Sunday Chapel Agustus 2010 PDF Print E-mail
Written by Ali Salim   
Friday, 23 July 2010 05:51

 
Intensif Doktrin Allah PDF Print E-mail
Written by Ali Salim   
Friday, 04 June 2010 08:29

Intensif Doktrin Allah

Dosen : Ali Salim, S.E., M.A.

Tugas-tugas mahasiswa yang sudah dikumpulkan:

Last Updated on Friday, 04 June 2010 08:37
 
Passover Meditation PDF Print E-mail
Written by Ali Salim   
Thursday, 01 April 2010 02:13

The Imitation of Christ

Thomas a Kempis (1380-1471)


Book Two, The Eleventh Chapter
Few Love the Cross of Jesus


JESUS has always many who love His heavenly kingdom, but few who bear His cross. He has many who desire consolation, but few who care for trial. He finds many to share His table, but few to take part in His fasting. All desire to be happy with Him; few wish to suffer anything for Him. Many follow Him to the breaking of bread, but few to the drinking of the chalice of His passion. Many revere His miracles; few approach the shame of the Cross. Many love Him as long as they encounter no hardship; many praise and bless Him as long as they receive some comfort from Him. But if Jesus hides Himself and leaves them for a while, they fall either into complaints or into deep dejection. Those, on the contrary, who love Him for His own sake and not for any comfort of their own, bless Him in all trial and anguish of heart as well as in the bliss of consolation. Even if He should never give them consolation, yet they would continue to praise Him and wish always to give Him thanks. What power there is in pure love for Jesus—love that is free from all self-interest and self-love!
Do not those who always seek consolation deserve to be called mercenaries? Do not those who always think of their own profit and gain prove that they love themselves rather than Christ? Where can a man be found who desires to serve God for nothing? Rarely indeed is a man so spiritual as to strip himself of all things. And who shall find a man so truly poor in spirit as to be free from every creature? His value is like that of things brought from the most distant lands.

Which one are We?


Bagian Kedua, Pasal XI
Hal Tak Banyak Jumlah Orang Yang Mencintai Salib Kristus


Yesus memang mempunyai banyak pengikut yang ingin dimuliakan di surga, tetapi hanya sedikit yang bersedia memanggul salib bersama Dia. Banyak yang ingin menikmati penghiburan Yesus, tetapi hanya sedikit yang sanggup menderita pencobaanNya. Banyak sekali yang suka duduk makan besama Yesus, tetapi hanya sedikit yang bersedia ikut serta berpuasa dengan Dia. Semua orang ingin bersukacita dengan Yesus, tetapi hanya sedikit yang mau menderita sengsara bersama Dia. Memang banyak yang mengikut Yesus karena mujizatNya, tetapi sedikit yang mengikutiNya sampai ke salib, hinaan orang. Banyak yang mencintai Yesus selama tidak mengalami kesukaran. Banyak yang memuji dan melulurkan Yesus selama mereka menerima sekadar penghiburan dariNya. Namun, apabila mereka ditinggalkan Yesus sendirian, meskipun hanya sebentar saja, mulailah mereka berkeluh kesah atau jatuh ke dalam lembah kesedihan. Lain halnya dengan mereka yang mencintai Yesus melulu karena Yesus, dan bukan karena mereka itu mencari penghiburan bagi dirinya sendiri. Baik di waktu-waktu menderita pencobaan dan kesedihan hati maupun pada waktu memperoleh penghiburan yang sangat nikmat, mereka itu akan tetap memuji dan meluhurkan Dia. Dan andaikata Yesus tidak berkenan memberikan penghiburan kepada mereka, maka mereka akan tetap memuji dan berterima kasih kepadaNya.

Termasuk golongan yang manakah kita?

Last Updated on Thursday, 01 April 2010 02:17
 
«StartPrev1234NextEnd»

Page 2 of 4
Banner
Copyright © 2010 alisalim.com.
Selamat menikmati web ini.
 

My Books

Please wait while JT SlideShow is loading images...
Animasi TeksAnimasi MaskingFlash Special Effect

Advertisement

Featured Links:
hostingabadi.com
Hostingabadi.com menyediakan paket hosting dan domain dengan harga yang sangat murah. Harga minimum hosting dan domain hanya Rp 20.000/bulan. Masukkan kupon diskon : alisalim.com untuk memperoleh upgrade size menjadi 2 kali lipat.

Polls

Apakah anda menyukai tampilan web ini?